Kamis, 13 Maret 2014

Rancang Bangun Alat Deteksi Air Tumpah di Lantai menggunakan Alarm dan Lampu Indikator

Judul: Rancang Bangun Alat Deteksi Air Tumpah di Lantai menggunakan Alarm dan Lampu Indikator

Jenis Transducer: Termokopel, yaitu membangkitkan GGL pada titik sambung dua logam yang berbeda akibat dipanasi. Alat ini menggunakan sensor air yang dapat mendeteksi air yang tumpah dan kemudian menyedotnya.

Awal mulanya, seringkali kita melihat kejadian air tumpah di lantai. Jika hal itu terjadi, secara mudah kita dapat membersihkannya menggunakan alat pel/kain. Namun apa yang terjadi jika di tempat tersebut tidak ada alat pel? Tentunya akan sangat membahayakan bagi orang yang melewatinya. Tidak hanya membahayakan, namun jika dilihat dari sisi keindahan air tumpah tersebut lama-lama dapat menjadi kotor atau becek karena sering dilewati banyak orang.

Air tumpah juga sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja pada saat kita sedang mengisi bak mandi dan meninggalkannya sebentar. Kita terkadang lupa jika kita sedang mengisi bak mandi. Kemudian air bak mandi tersebut jadi tumpah kemana-mana hingga bisa membuat banjir. Maka dari itu saya ingin menciptakan sebuah ide baru tentang suatu alat deteksi air tumpah yang dapat digunakan dimana saja, khususnya di tempat yang dekat dengan kamar mandi.

Prinsip kerja alat ini menggunakan  sensor air, mikrokontroller, dan alat penyedot.
1. Alat sensor air merupakan alat yang dapat mendeteksi air yang tumpah kemudian menyedotnya dan akan bekerja dengan menunjukkan lampu atau alarm yang menyala.
2. Mikrokontroller akan bekerja membuat program. Ketika ada air, maka output akan menunjukkan keluaran 1. Itu tandanya alat sensor air akan bekerja. Namun jika tidak ada air, maka output akan bernilai 0.
3. Alat penyedot merupakan alat yang akan bekerja ketika output menunjukkan nilai 1, itu tandanya ada air yang harus disedot. Alat ini akan menyedot air kemudian akan membuangnya langsung ke tempat saluran air.
Berikut ini adalah gambar rangkaian alat sensor air, komponennya terdapat relay resistor, transistor, catu daya, dan lampu indikator.

Cara Kerja:
1. Alat ini bekerja setiap waktu. Setiap 15-30 menit alat ini akan mengeluarkan sinar seperti sinar laser untuk mendeteksi adanya tumpahan air atau tidak.
2. Ketika ada air yang tumpah di lantai, maka alat ini akan membunyikan alarm dan lampu indikator akan menyala. Maka dengan otomatis alat sensor air akan bekerja, dan mikrokontroller dengan cepat mengirimkan keluarannya pada alat penyedot.
3. Secara perlahan alat penyedot akan menyedot air tersebut dan membuang air ke saluran air.
4. Setelah disedot airnya, maka alat penyedot tersebut juga akan mengeringkan tempat tersebut agar tidak licin.

Alat ini dapat digunakan di dekat kamar mandi jika sedang mengisi bak mandi untuk menanggulangi air yang tumpah atau air yang tercecer di lantai. Selain itu bisa juga digunakan di perkantoran, rumah, industri dan sebagainya.
Alat ini berukuran sedang dan bisa ditempel pada dinding dekat tempat yang sering terkena air. Dilihat dari segi keamanan dan teknologi, alat ini sangat cocok digunakaan untuk meringankan pekerjaan.

Terima Kasih :)

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar